Orang berilmu dan beradab tidak akan diam dikampung halaman.. tinggalkan negrimu dan merantaulah ke negri orang.. merantaulah,kau kan dapat pengganti dari kerabat dan kawan, berlelah-lelah lah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan ..jika mengalir ,jernih..jika tidak, kan keruh menggenang.
Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa.. anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran..
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam.. tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang .. kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan
*Imam Syafii’
Pikiran ku berlari kesana kemari mencari celah kehidupan yang sekiranya patut aku tulis.. tiba-tiba aku teringat gedung megah nan hijau itu. Ya,dia adalah sekolah ku.. sekolah dengan fasilitas asrama. sekolah yang membuat ku jauh dari kampung halaman, mengembara bak mujahid di medan laga.Disana adalah tempat memberikan jasa bukan mengingat dan meminta jasa. Dan kepastian hukum adalah yang pertama kita jaga supaya ini terus melekat pada diri kita,kapan pun dan dimana pun.
11 Juli 2010, awal aku menginjakan kaki di asrama putri. Menyebalkan! Satu kata yang mungkin dapat mewakili seluruh hati ku.. bagaimana tidak,kawan? Sangat membosankan bergelut dengan seabreg peraturan yang bagi ku tak wajar. Disuruh inilah, disuruh itulah .. aarrrghhh!!! Aku gak suka diatur! Dan aku gak suka aturan!!! Emosi ku saat itu..
Namun, kau tau,kawan?! Lambat laun hati ku pun luluh..akupun bisa beradaptasi, menyenangkan,bukan? Berkawan dengan teman dari pelosok nusantara. Kalimantan, lampung, sumatra. Pokoke seru abies..^^ dididik dengan al-Qur’an dan semua aturan disusun berdasarkan Al-Qur’an. Kawan, ada 3 hal yang sampai saat ini menginspirasiku untuk bertahan digedung hijau itu.. ya! Ustadzah ku pernah bilang jikalau kita menuntut ilmu,maka kita akan mendapat 3 sekaligus kenikmatan:
Ø mencari ilmu = berjihad di jalan Alloh.
Ø Jika kita mencari ilmu,maka seketika itu beribu-ribu malaikat mendo’akan kita.
Ø Saat kita cari ilmu, kita tuh sedang exist di jalan Alloh..
Wah, asyik ya jadi pelajar..
Terima kasih ya Alloh, kataku sambil mengepalkan tangan keudara, membusungkan dada, melangkah maju, takhlukan dunia!



0 komentar:
Posting Komentar